Airsoft Gun Berpeluru Plastik, Tak Bahaya
Tanggal Posting : Senin, 19 Agustus 2013 | 16:19
Pengirim : redaksi - Dibaca : 2016 Kali
Airsofter Indonesia uji coba membandingkan airsoft gun dan air gun, di depan para wartawan, Minggu (18/08/2013).

Jakarta, Jurnalinfo--Komunitas airsoft gun yang tergabung dalam Airsofter Indonesia menegaskan, airsoft gun tidak berbahaya. Sehingga bukan senjata api, tapi mainan orang dewasa yang digunakan untuk bermain perang-perangan atau game war.

"Saat ini banyak beredar informasi yang keliru soal airsoft gun. Apalagi ramai berita soal ditembaknya dua polisi anggota Polsek Pondok Aren, dan juga perusakan halte transjakarta. Orang mengira bahwa airsoft gun dan air gun adalah benda yang sama. Padahal beda sama sekali," ujar Fierly Aziz, juru bicara Airsofter Indonesia dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (18/8/2013).

Fierly menjelaskan, airsoft gun berpeluru plastik sehingga tidak melukai ketika mengenai tubuh orang. Sedangkan yang sering digunakan untuk melakukan teror dengan menembaki halte bus Transjakarta, menurutnya itu adalah air gun yang memiliki kemampuan merusak.

Peluru air gun terbuat dari timah dan kadang dari besi. Bisa sampai memecahkan kaca seperti yang digunakan dalam penembakan halte busway. Ini bukan alat yang dipakai kami selama ini. Kami bahkan mengharamkan anggota yang membawa air gun," katanya.

Antara airsoft gun dan air gun membandingkannya adalah para anggota Airsofter Indonesia bahkan melakukan pengujian di depan para wartawan.

Pengujian pertama, dilakukan untuk airsoft gun dimana disediakan kaca setebal 8 mm dan ditembak dari arah sekitar tujuh meter.

Pengujian untuk airsoft gun ini, dilakukan dengan kecepatan antara 1,1 joule hingga 1,7 joule dengan peluru plastik berdiameter 6 mm. Saat ditembak, kaca tidak pecah. Bahkan, peluru plastik yang hancur.

Pengujian kedua, dilakukan untuk air gun dengan menggunakan gotri berbahan metal dan diameter 4,5 mm. Kecepatan energi tembak sendiri mencapai 7 Joule. Dengan jarak tembak dan sasaran yang sama, peluru yang dilontarkan mampu meretakkan kaca hingga hampir pecah.

Jadi kesimpulannya kasus-kasus penembakan yang terjadi kemarin itu menggunakan airgun, bukan softgun. Airgun ini bisa selevel dengan senapan angin. Kalau kena tubuh bisa mematikan meskipun dengan gotri 4,5 mm," tambahnya.

Selain itu, tambah Fierly, penghobby airsoft banyak yang berprestasi di bidang olahraga. Bahkan, bisa dikembangkan untuk pariwisata, internasional, bela negara, keamanan negara, character building, dan berorganisasi.

"Airsofter Indonesia terus berkoordinasi dengan Perbakin dan TNI/POLRI agar olahraga ini bisa maju di Indonesia. Prestasi Airsoft Indonesia sudah dikenal dengan keberhasilan salah satu "go Internasional" bahwa Indonesia juga tidak kalah dalam pertandingan tembak reaksi, bahkan tahun depan ada kemungkinan bakal mengikuti pertandingan internasional atau WORLD SHOOT 2013," pungkanya. (Reza Indrayana)




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

Nasional

Hiburan

Pariwisata

Ekbis

Komunitas

Urban

Kesehatan

Internasional

Olah Raga

loading...
target=_blank>


target=_blank>