Alhamdulillah, Stok Sebelas Pangan Strategis di DKI Aman
Tanggal Posting : Senin, 20 Juli 2020 | 17:31
Pengirim : Yunita - Dibaca : 123 Kali

Jakarta, Jurnalinfo.com-Alhamdulilillah, stok sebelas pangan strategis di DKI Jakarta aman tersedia dengan harga yang terkendali. Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, Pertanian (KPKP) DKI Jakarta memastikan ketersediaan stok 11 pangan strategis di Jakarta aman.

"Berdasarkan hasil pantauan, koordinasi, dan evaluasi kebutuhan 11 pangan strategis di Jakarta tersedia dan aman hingga akhir Idul Adha," ujar Darjamuni, Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Senin (20/3).

Perincian yang ada di Dinas KPKP DKI Jakarta dari kebutuhan beras 44 ribu ton, saat ini terdapat stok 358.199 ton; untuk daging sapi dari kebutuhan 3.568 ton, ada stok 17.388 ton; kebutuhan gula pasir 2.512 ton, ada stok 5.902 ton; kebutuhan minyak goreng 4.240 ton tersedia stok 55.634 ton; dan bawang putih kebutuhan 832 ton stok tersedia 1.095 ton.

Darjamuni menuturkan, ketersediaan pangan strategis akan terus mengalir sesuai dengan rencana bisnis Bulog, BUMD, Importir dan pelaku usaha pangan lainnya dalam memenuhi kebutuhan pangan di Jakarta.

"Untuk itu masyarakat Jakarta tidak perlu khawatir," ucapnya.

Sementara pangan segar yang tidak dapat disimpan lama seperti cabai merah besar, cabai merah keriting, cabai rawit merah, cabai rawit hijau, bawang merah, dan telur ayam dipastikan pasokannya masuk ke DKI Jakarta terkendali atau tersedia.

Hanya saja, komoditas gula pasir, bawang merah, dan telur ayam sangat perlu untuk diintervensi melalui Operasi Pasar/ Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) dengan sasaran pedagang, sehingga harga dapat segera diturunkan.

"Kami akan segera kordinasikan dengan instansi terkait Disperindag Koperasi UKM, Bulog dan BUMD untuk pelaksanaan OP/KPSH nya," kata Darjamuni.

Darjamuni menambahkan, untuk menjamin keamanan 11 bahan pangan penting tersebut, pihaknya akan melakukan pengawasan dan pengujian sampelnya di laboratorium.

"Tujuannya memastikan bahwa pangan yang beredar terbebas dari cemaran bahan kimia berbahaya," tandas Darjamuni.

YUNITA 




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

https://kpu.go.id
http://bintarojaya.id/
https://www.coca-cola.co.id/id/home
Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

JURNAL NASIONAL

JURNAL HIBURAN

JURNAL PARIWISATA

JURNAL INTERNASIONAL

JURNAL URBAN

loading...
target=_blank>


target=_blank>