Andi Malarangeng Terancam Ditahan
Tanggal Posting : Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Pengirim : Redaksi - Dibaca : 15413 Kali
Mantan Menpora, Andi Malarangeng (Foto;Istimewa)

Jakarta, Jurnalinfo - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Johan Budi S.P., memastikan pekan ini lembaganya akan memanggil mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng sebagai tersangka dugaan korupsi proyek Hambalang. "Informasi dari pimpinan, yang bersangkutan memang akan dipanggil pekan ini," kata dia Ahad 25 Agustus 2013. Namun Johan mengaku belum tahu kapan persisnya pemanggilan itu.

Mantan juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu ditetapkan sebagai tersangka sejak 3 Desember tahun lalu. Dia diduga menyalahgunakan wewenang serta memperkaya diri sendiri atau orang lain, sehingga timbul kerugian negara akibat proyek senilai Rp 2,5 triliun tersebut.

Jumat pekan lalu, ketika menerima audit investigasi tahap dua Hambalang dari pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan, Ketua KPK Abraham Samad memberi sinyal bahwa audit itu bisa menjadi landasan penahanan tersangka kasus Hambalang. Selain negara dirugikan Rp 463,67 miliar, audit tersebut menjelaskan soal peran Andi, termasuk perencanaan dan penambahan anggaran proyek itu, yang semula hanya Rp 125 miliar. "Kemungkinan minggu depan (pekan ini) kami sudah melakukan pemanggilan tersangka, jadi berdoa saja," ujarnya.

Selain Andi, dalam kasus ini, KPK menetapkan tersangka lain, yaitu mantan pejabat pembuat komitmen Deddy Kusdinar, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, dan bekas Direktur Operasional PT Adhi Karya Teuku Bagus Muhammad Noer. Tapi baru Deddy yang sudah ditahan.

Koalisi untuk Akuntabilitas Keuangan Negara meminta KPK segera menahan Andi, juga tersangka lain. Koalisi yang terdiri atas sejumlah lembaga pegiat antikorupsi ini menilai peran dan keterlibatan Andi dalam proyek itu sudah jelas terungkap dalam audit investigasi BPK tahap II atas proyek Hambalang. "Tidak ada alasan lagi untuk tidak menahan Andi," kata Darwanto, anggota Koalisi yang juga peneliti dari Indonesia Budget Center, kemarin. Dalam beberapa kesempatan, Andi melalui pengacaranya, Luhut Pangaribuan, mengaku tak gentar jika Komisi menahannya. (dno)

 




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

Nasional

Hiburan

Pariwisata

Ekbis

Komunitas

Urban

Kesehatan

Internasional

Olah Raga

loading...
target=_blank>


target=_blank>