Atasi Macet, Dinas PUPR Bangun 11 Infrastruktur Jalan dan Jembatan
Tanggal Posting : Senin, 1 April 2019 | 20:51
Pengirim : ADVERTORIAL - Dibaca : 409 Kali
Walikota Tangerang Arief Wismansyah didampingi Plt. Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Tatang Sutisna saat meninjau proyek infrastruktur di Larangan

Tangerang, Jurnalinfo.com- Di tahun anggaran 2019 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) fokus mengatasi kemacetan dengan melakukan pembenahan dan peningkatan kapasitas infrastruktur jalan dan jembatan yang tersebar di 11 titik lokasi.

Plt. Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Tatang Sutisna mengatakan, persoalan kemacetan menjadi salah satu isu penting dan kerap menjadi masalah krusial bagi kota-kota besar dan daerah penyangganya, seperti Kota Tangerang yang merupakan salah satu daerah penyangga Ibu Kota Indonesia, DKI Jakarta. Kerugian akibat tingginya angka kemacetan di wilayah perkotaan khususnya di Kota Tangerang, menimbulkan kerugian cukup besar serta menurunkan tingkat produktivitas kerja warga.

"Persoalan kemacetan ini harus ditangani secara komprehensif dan menyeluruh. Tugas kita (PUPR,red) adalah melakukan pembenahan di bidang infrastruktur. Kalau hal ini terus dibiarkan, angka kerugian yang kita tanggung setiap tahunnya bisa mencapai trilliunan rupiah," katanya.

Menurutnya, di 2019 ini fokus untuk melakukan peningkatan jalan dan jembatan di 11 titik. Yaitu, Kawasan Jembatan Tanah Tinggi, Kawasan Jalan Maulana Hasanudin, Kawasan Jalan Imam Bonjol, Kawasan Mall Shinta, Cimone, Kawasan Kavling Pemda, Kawasan Pertigaan Gondrong, Kawasan Jalan M. Toha (Panarub), Kawasan Jalan Rasuna Said - Alam Sutera, Kawasan Pasar Lama, Kawasan Stasiun Tangerang, dan Kawasan Cemara.

"Ada 11 titik tersebut merupakan prioritas kami dan harus bisa diselesaikan hingga akhir 2019 ini," ucapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas PUPR Kota Tangerang, Ihsan mengatakan tingkat kemacetan di sejumlah wilayah tersebut sudah masuk kategori jenuh. Hal ini akan semakin bertambah parah terutama saat-saat jam sibuk pagi dan sore hari.

"Angka peningkatan kendaraan saat ini tidak sebanding dengan perkembangan dan petumbuhan infrastruktur terutama jalan dan jembatan. Hal ini semakin memperparah kondisi kemacetan yang terjadi," jelas Ihsan.

Ihsan menambahkan, Dinas PUPR Kota Tangerang menargetkan pembenahan infratruktur di 11 titik tersebut rampung akhir 2019 ini. Hal ini penting, mengingat Kota Tangerang saat ini sudah menjadi kota jasa, sehingga secara otomatis sarana prasarana infrastruktur yang baik menjadi salah satu faktor pertimbangan para investor menanamkan modalnya di Kota Tangerang.

"Kita (PUPR, red) berharap semua berjalan sesuai dnegan rencana dan target yang sudah dibuat," Pungkas Ihsan.

Diketahui, pada 2017 dan 2018 PUPR Kota Tangerang fokus dalam menangani masalah banjir dan upaya pengendalian banjir. Tercatat beberapa fokus pembangunan seperti drainase di 407 ruas drainase, 32 lokasi turap, lima unit pintu air, tujuh embung dan delapan belas pusat pengendali banjir. (ADV)

 




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

Nasional

Hiburan

Pariwisata

Ekbis

Komunitas

Urban

Kesehatan

Internasional

Olah Raga

loading...
target=_blank>


target=_blank>