Bekasi Harus Jadi Smart City to Wise City
Tanggal Posting : Rabu, 14 Februari 2018 | 12:00
Pengirim : REI - Dibaca : 211 Kali

Bekasi, Jurnalinfo.com- Warga Bekasi, Jawa Barat, akhir pekan lalu, Minggu Minggu (11/2)  mengadakan keriaan memperingatin hari jadi kota perjuangan itu yang ke-21, yang bertajuk "Pesta Rakyat Zaman Now" di Jalan Ahmad Yani hingga Bundaran Piramid Summarecon Bekasi. 

Acara tersebut mendapat kritikan dari tokoh Betawi yang tinggal di Bekasi, David Darmawan,   yang juga Direktur Investasi Dan Penggalangan "Dana Gerbang Betawi".

Menurutnya, dalam melaksanakan dan membangkitkan kebudayaan lokal para pengusaha maupun Pemerintah di Bekasi, harus melibatkan semua warga khususnya untuk menampilkan budaya dan kearifan lokal. Serta dan tidak hedonisme dan konsumerisme namun penuh dengan kesederhanaan.  

"Harusnya tanpa menjadikan budaya sebagai budaya yang hedeonisme dan bisa menyinggung orang lain dan harus melibatkan orang banyak, dimana pesta rakyat Bekasi ini harus dari kita, oleh kita dan untuk kita," tuturnya.

David Darmawan mengharapkan agar Kota  Bekasi menjadi daerah yang Smart City to Wise City.  Yang dimaknai menjadikan Kota Bekasi yang Smart menjadi Kota Bekasi yang lebih baik yang diharapkan semua masyarakat dan bisa menjadi kota yang menjunjung tinggi kearifan lokal, Bukan hanya sekedar menampilkan budaya yang hedonisme,konsumerisme dan menjunjung tinggi nilai nilai kebudayaan lokal.  

Dengan mengikutsertakan orang orang lokal dalam menyemarakkan ulang tahun Bekasi  agar bisa menjadi kota yang lebih baik dan berbudaya.

Diakhir jumpa pers, tokoh muda Betawi itu, menyampaikan pantun:
"Ke Mangga Besar kongkow-kongkow, jangan lupa lewat Pasar Pagi, Bekasi apa yang kita inginkan di hati, Bekasi Zaman Now yang tidak lupa diri". 

Artinya adalah bahwa kita jangan lupa diri terhadap budaya lokal dan jangan hanya menjadikan budaya itu hedonisme,konsumerisme dan bermewah-mewah. 

Sedangkan Drahim Sada selaku Ketua Paguyuban Seni Budaya Bekasi memperotes kebijakan Pemerintah Bekasi khususnya Dinas Pariwisata dimana dia  mengatakan, "Perayaan kali ini terkesan pihak penyelenggara acara Dinas Pariwisata Dan Budaya (Disparbud) kota Bekasi kurang bersinergi dengan Pelaku, Pecinta dan Penggiat Seni Budaya. Disparbud kali ini lebih menekankan ke arah konsumerisme dan kurang kepedulian terhadap pelaku, pecinta dan penggiat Seni budaya".

Adapun acara Bekasi Jaman Now, pekan lalu dimulai pukul 06.00 WIB bersamaan  dengan Hari Ulang Tahun (HUT) BRI dan perayaan dirayakan dengan meriah dan masyarakat Bekasi turun ke jalan dan disertai dengan banyaknya yang jualan dan mendirikan stand dengan berbagai kegiatan antara lain Aksi Pecah Rekor MURI Dodol 4000 meter, Street Festival, Panggung Musik dan Hiburan bersama Cita Citata, Virgoun, Rezky Febian, Melanie Ricardo, dan demo masak Farah Quinn chef Muto. (REI)

 

 

 




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

Nasional

Hiburan

Pariwisata

Ekbis

Komunitas

Urban

Kesehatan

Internasional

Olah Raga

loading...
target=_blank>


target=_blank>