Efri Jhonly, Sukses Bermula Dari Bangkrut di Tanah Abang
Tanggal Posting : Rabu, 22 Maret 2017 | 17:49
Pengirim : redaksi - Dibaca : 288 Kali

Tangerang, Jurnalinfo.com- Efri Jhonly punya pengalaman unik saat memulai bisnis yang penuh jatuh bangun dan lika liku itu. Alumnus FISIP Universitas Jayabaya ini sukses di bidang property, showroom mobil, garmen, digital printing dan terakhir bakal merambah ke industri media.

Jhonly mulai merintis usaha pada tahun 1992 setelah menikah. Usaha pertama yang digeluti saat itu adalah laundry pakaian. Sayangnya bisnisnya yang sudah mulai berkembang itu harus merugi dan bahkan bangkrut ketika krisi moneter menimpa Indonesia pada tahun 1998. Tak hanya itu, tragedi 1998 juga membuat Jhonly kehilangan 6 unit kios di Pasar Tanah Abang Blok F, Jakarta Pusat.

Pengalaman pahit ini menjadi pelajaran berharga bagi perjalanan Jhonly kemudian. Seiring dengan perjalanan waktu, Jhonly bahkan mendapat kepercayaan dari sejumlah pengusaha besar. Kini Jhonly dipercaya menjabat Wakil Direktur Utama sebuah perusahaan klasifikasi A+ milik orang Malaysia yang bergerak di bidang gypsum, semen putih, baja ringan, properti dan sebagainya.

"Saya dipercaya sebagai wakil direktur utama dan saya memegang proyek-proyek perusahaan tersebut diantaranya mendirikan kawasan pergudangan industri di Bekasi dengan luas 350 ha. Insya Allah akan segera kami buka sehingga memberikan kemudahan bagi pengusaha-pengusaha yang menyewa maupun membeli gudang," ujar kepada Jurnalinfo.com baru-baru ini di showroom mobilnya di kawasan Gondrong, Tangerang, Banten.

Selain itu, lanjut Jhonly, ia sendiri juga akan membuka unit-unit perumahan strata cluster di dekat kawasan Ancol dan apartemen dengan ketinggian 20 lantai dengan luas lahan 6000 meter.

"Doakan juga Insya Allah akan kami mulai tahun 2017 nanti. Properti ini dibawah perusahaan saya sendiri Jholy Propertindo," jelas Wakil Ketua Umum (PERBALI) Persatuan Balai Lelang Indonesia ini.

Sukses yang diraih Jhonly tak lepas dari kepemimpinannya dalam menjalankan perusahaan. Dalam memimpin anak buah dan karyawan, pria kebapakan ini lebih mengedepankan pembinaan. Misalnya soal kewajiban Sholat bagi karyawan yang muslim, Jhonly mengimbau agar senantiasa menjalankannya tepat waktu.

Menurutnya, hal ini tidak hanya untuk menjalankan ajaran Islam secara benar, tetapi juga mendidik karyawan untuk disiplin dan bertanggung jawab. Bagi Jhonly, dalam bekerja atau berusaha tidak bisa dilepaskan dengan keimanan dan ibadah.

"Allah mengajarkan kita untuk disiplin, bekerja keras dan bertanggung jawab. Dan jangan lupa berdoa. Selebihnya soal hasil kita pasrahkan kepada Allah SWT," tutur pria humoris ini.

Dengan menjalankan perintah Allah dengan baik dan benar, kata Jhonly, setidaknya telah menjalankan kewajiban sebagai hamba kepada Tuhannya.

"Jadi, kalau kita mau sukses harus dekat dengan Allah SWT. Jangan sampai rugi di dunia dan di akherat juga merugi," pungkas peraih gelar Doktor dari Universitas Tama Jagakarsa ini. REI

 




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

Nasional

Hiburan

Pariwisata

Ekbis

Komunitas

Urban

Kesehatan

Internasional

Olah Raga

loading...
target=_blank>


target=_blank>