Empat Destinasi Wajib Dikunjungi di Bali
Tanggal Posting : Senin, 14 Sepember 2020 | 06:13
Pengirim : Sarah Heriana Tanjung - Dibaca : 310 Kali

Denpasar, Jurnalinfo.com-Bali, surga wisata kebanggaan Indonesia ini memang tidak pernah ada habisnya. Pesona alam dan tradisi yang masih kental menjadi daya tarik baik wisatawan domestik maupun asing. Wajar saja Bali menjadi salah satu destinasi populer hingga mancanegara.

Setiap sudut pulau Bali menyimpan berbagai potensi wisata. Denpasar salah satunya. Ibu kota provinsi Bali ini memadukan dayanya yang khas dengan modernitas. Masyarakat Bali yang masih menjunjung tinggi nilai tradisi dan keagamaan menjadikan Denpasar memiliki potensi wisata yang lengkap. Demikian seperti dilansir laman Pemkot Denpasar.

Daya tarik Denpasar juga terlihat dari lokasinya yang strategis. Kota wisata unggulan ini dikelilingi beberapa kawasan wisata lainnya seperti Kuta, Ubud, dan Tabanan.


Denpasar sendiri bermakna "Selatan Pasar". Dilihat dari sejarah. Denpasar ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Badung pada 1958. Nah, pada 1960 Denpasar baru ditetapkan sebagai ibu kota Provinsi Bali yang sebelumnya di Singaraja.

Selain tempat populer seperti Sanur, Tanah Lot, atau Seminyak, Denpasar memiliki objek-objek wisata yang tidak kalah indah. Spot-spot wisata ini menawarkan sensasi liburan yang seru sekaligus mengenalkan nilai-nilai budaya dan keagamaan yang kental khas Bali.

Berikut empat destinasi wisata di Denpasar yang harus kamu coba kunjungi.

1. Berkunjung ke Kampung Nelayan Etnis Bugis hingga bermain bersama penyu di Pulau Serangan

Pulau Serangan berada di 500 meter dari pusat Kota Denpasar. Pulau yang hanya memiliki luas sekitar 3 km ini memiliki keindahan pantai dan deburan ombak tinggi. Wajar saja, Pulau Serangan menjadi tujuan turis untuk surfing.Tidak hanya keindahannya saja yang bisa dinikmati. Banyak aktivitas wisata menarik yang bisa dilakukan di sini. Salah satunya berkunjung ke Kampung Nelayan Etnis Bugis. Hal yang menarik dari kampung nelayan ini yaitu penduduknya berasal dari Bugis, bukan Bali. Mereka perantau dari Bugis yang datang pada zaman kerajaan.

Tidak lengkap ke Pulau Serangan jika tidak menyaksikan penyu-penyu yang ada di Turtle Park Serangan. Di sini para wisatawan juga bisa menyaksikan bagaimana proses bertelur dan penetasan penyu.

2. Menelisik sejarah dan Budaya Bali di Museum Bali dan Taman Werdhi Budaya

Tempat yang harus dikunjungi ketika berjalan-jalan di Kota Denpasar yaitu Museum Bali. Di Museum Bali dapat ditemukan benda peninggalan sejarah dan etnografi perkembangan kebudayaan Bali. Museum Bali memiliki arsitektur khas pulau Dewata dengan adaptasi bentuk bangunan Puri dan Pura.

Terdapat empat gedung pada Museum Bali. Gedung Timur, Buleleng, Karangasem, dan Tabanan. Setiap gedung memamerkan koleksi yang berbeda-beda ditata berdasar konsep trimandala. Konsep ini yaitu benda bersifat sakral dan tidak sakral dipisahkan.

Selain Museum Bali, destinasi untuk mempelajari budaya Bali lainnya yaitu Taman Wedhi Budaya. Dikenal juga sebagai Arc Center Bali ini merupakan tempat untuk mementaskan seni asli Bali.

Nah, setiap tahunnya Taman Wedhi Budaya menyelenggarakan Bali Art Festival. Di Bali Art Festival seluruh kabupaten di Bali mempertunjukan kesenian khas dari masing-masing daerah.

3. Wisata belanja di ikon Denpasar, Pasar Badung

Menikmati alam sudah, belajar budaya Bali juga sudah. Nah, saatnya wisata belanja di Pasar Badung. Ikon baru Kota Denpasar ini menggambarkan nilai-nilai tradisi Bali. Selain itu Pasar Badung menjadi pusat ekonomi di Pulau Bali.

Beragam produk khas Bali tersedia di sini. Dari bahan pangan seperti bumbu dan rempah hingga seni kerajinan tangan untuk oleh-oleh. Penduduk lokal sering mengunjungi Pasar Badung tidak hanya untuk kebutuhan sehari-hari saja. Mereka juga membeli peralatan untuk kebutuhan upacara.

Bangunan pasar kental dengan arsitektur khas Bali. Beberapa sudut pasar berhiaskan mural atraktif. Lampu berwarna-warni menghiasi aliran sungai di sisi kanan pasar menambah daya tarik Pasar Badung.

4. Menyatu dengan masyarakat Bali di Desa Budaya Kertalungu

Desa Budaya Kertalungu menawarkan sensasi dan pengalaman berbeda saat liburan ke Bali. Desa Budaya Kertalungu terletak di tengah sawah seluas 80 hektar. Di sini wisatawan dapat mengamati bagaimana pola kehidupan masyarakat Bali. Bahkan mengikuti kebiasaan mereka.

Sambil menikmati panorama alam yang luar biasa, wisatawan dapat belajar banyak mengenai kesenian tradisional. Dari menanam padi di sawah hingga membuat kerajinan tangan khas penduduk setempat.

SARAH HERIANA TANJUNG 

 

 




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

https://www.iisip.ac.id/pmb
http://www.unsoed.ac.id
https://www.coca-cola.co.id/id/home
Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

JURNAL NASIONAL

JURNAL HIBURAN

JURNAL PARIWISATA

JURNAL NASIONAL

JURNAL URBAN

loading...
target=_blank>


target=_blank>