Gawat, 43.000 Orang Salah Hasil Tes COVID-19!
Tanggal Posting : Rabu, 20 Oktober 2021 | 08:03
Pengirim : Kelnita Angelika Chandra - Dibaca : 152 Kali
Foto ilustrasi COVIID-19

London, Jurnalinfo.com-Test and Trace Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS), memperkirakan sekitar  43.000 orang kemungkinan telah diberikan hasil tes COVID-19 yang salah di Klinik Kesehatan Immensa di Wolverhampton, London, Inggris. Sebagian besar mereka berada di Inggris Barat Daya, tetapi juga termasuk beberapa di sebelah Tenggara dan Wales.

Operasi di laboratorium telah dihentikan setelah penyelidikan mengungkapkan kesalahan. Melansir Standart, individu yang dites negatif melalui lab dalam satu atau dua minggu terakhir sekarang akan dihubungi oleh Test and Trace, serta disarankan untuk mengikuti tes lain. Hal sama berlaku untuk kontak yang dekat dengan individu bergejala COVID-19.

Penyelidikan tersebut diprakarsai oleh Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA), setelah laporan pekan lalu menunjukkan semakin banyak orang di laboratorium yang melakukan tes negatif pada tes PCR, setelah sebelumnya menerima hasil aliran lateral yang positif.

Meski demikian, Badan Keamanan Kesehatan Inggris bersikeras tidak ada masalah teknis dengan aliran lateral atau tes PCR. Guna meredakan kekhawatiran, dikatakan laboratorium lain bekerja normal. Perkembangan itu digambarkan sebagai insiden terisolasi yang dikaitkan dengan satu laboratorium.

"Kami baru-baru ini melihat peningkatan jumlah hasil LFD positif yang kemudian dites negatif pada PCR. Jika Anda mendapatkan tes LFD positif, penting untuk memastikan bahwa Anda kemudian mendapatkan tes PCR lanjutan untuk mengonfirmasi bahwa Anda memiliki COVID-19. Jika Anda memiliki gejala COVID-19, isolasi diri dan lakukan tes PCR," ujar Dr Will Welfare, direktur insiden kesehatan masyarakat di UKHSA.

Sekretaris Transportasi Grant Shapps mendesak kejujuran dari penumpang, sambil menggambarkan prosedur pengujian dan verifikasi sebagai langsung dan cukup cepat untuk dilakukan. Mereka yang datang dan belum menerima vaksin COVID-19, tetap diwajibkan mengikuti tes PCR pada hari kedua setelah masuk Inggris, dan karantina selama 10 hari di rumah 

KELNIKA ANGELIKA CHANDRA




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

https://www.iisip.ac.id/pmb
https://www.beritajakarta.id
https://persija.id
Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

JURNAL INTERNASIONAL

JURNAL HIBURAN

JURNAL PARIWISATA

JURNAL URBAN

JURNAL HAJI DAN UMROH

JURNAL IDUL ADHA 1442 H

JURNAL NASIONAL

JURNAL NASIONAL

loading...
target=_blank>


target=_blank>