Gelandang Persib Kim Kecewa Jika Liga I Tanpa Penonton
Tanggal Posting : Jumat, 10 Juli 2020 | 14:18
Pengirim : Balian Siregar - Dibaca : 134 Kali
Gelandang Persib Bandung, Kim Jeffrey Kurniawan, WNI keturunan Jerman

Bandung, Jurnaliinfo.com- Gelandang Persib, Bandung, Jawa Barat, Kim Jeffrey Kurniawan merasa kecewa jika PSSI memutuskan kompetiisi Liga 1 2020 yang akan digelar Oktober mendatang setelah mengalami penangguhan karena pandemi Covid-19, tanpa penonton atau suporter.

Kebijakan ini diambil Federasi demi menghindari terbentuknya klaser baru penyebaran virus corona yang bisa menyebar selama pertandingan Liga 1.

"Kompetisi tanpa penonton akan memberikan atmosfer berbeda di stadion. Soalnya  penonton di stadion sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari sebuah pertandingan sepak bola itu sendiri. Ya kita semua pemain sepak bola di satu sisi pasti kita hidup untuk suporter, pasti sepak bola tanpa suporter seperti ada yang kurang kan?" kata Kim, Rabu (8/7/2020).

Namun pemilik nomor punggung 23 itu memahami situasi yang terjadi. Di tengah merebaknya Covid-19 di Indonesia, Kim menilai, opsi stadion tanpa penonton menjadi jalan terbaik. Meski dia tak menampik hal itu akan mempengaruhi semangat pemain yang sedang bertanding di lapangan.

Kendati demikian, gelandang berusia 30 tahun itu mengatakan, Indonesia sedianya bisa meniru Bundesliga. Di tengah pandemi virus corona, Jerman bisa menjalankan kompetisinya meskipun harus menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Cuman kalo kita lihat, saya sebagai pendukung Bayern Munchen di Bundesliga dan masyarakat Jerman menyambut baik walaupun Ultras agak 50:50, liganya bergulir tanpa suporter. Tapi akhirnya semuanya setuju dan akhirnya Jerman luar biasa profesional dalam kesehatan dan lain-lain ya bisa dibilang istimewa," kata Kim.

Andai situasi belum memungkinkan, Kim menyarankan, suporter bisa mendukung tim kesayangan dengan menyaksikan pertandingan melalui televisi. Dia menyadari kehadiran penonton sangat penting dalam membangun atmosfer sebuah pertandingan. Namun sesuai protokol kesehatan Covid-19, kerumunan massa dilarang untuk menghindari penularan virus.

"Kita sebagai suporter hanya bisa menonton lewat TV tetap senang karena sekian lama tidak ada bola akhirnya ada bola meskipun tidak datang ke stadion. Tapi tetap kita senang ada sepak bola," katanya.

Gelandang naturalisasi kelahiran Jerman itu juga berharap, suporter Indonesia bisa meniru pendukung Jerman dengan tidak datang ke stadion. Pasalnya keselamatan dan kesehatan banyak pihak lebih penting dari sekadar pertandingan sepak bola. Apalagi menghadirkan penonton dalam sebuah pertandingan sangat berisiko memunculkan klaster baru Covid-19.

"Mungkin itu solusi terbaik untuk kita karena kita tidak ingin tidak ada bola sampai tahun depan. Dan jangan lupa kita pemain punya tanggung jawab besar. Maka dari itu kita akan menjaga. Saya sendiri ingin menjadi contoh yang baik dalam hal ini di luar lapangan karena ini sangat penting," ujarnya.

BALIAN SIREGAR 




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

https://kpu.go.id
http://bintarojaya.id/
https://www.coca-cola.co.id/id/home
Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

JURNAL NASIONAL

JURNAL HIBURAN

JURNAL PARIWISATA

JURNAL INTERNASIONAL

JURNAL URBAN

loading...
target=_blank>


target=_blank>