Hisab Rukyah Tak Hanya Tentukan Awal Rhamadhan Saja
Tanggal Posting : Jumat, 22 Februari 2013 | 20:16
Pengirim : reza - Dibaca : 930 Kali
Ir. H. Chriswanto Santoso, M.Sc, salah seorang Ketua DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) didampingi Ketua Panitia Pelaksana Pelatihan Hisab Rukyat dari LDDI di Kantor DPP LDII, Jumat (22/2/2013)

Jakarta, Jurnalindo--Selama ini masyarakat awam tahunya ilmu Hisab dan Rukyah hanya diperlukan pada saat penentuan awal bulan Ramadhan dan Idul Fitri saja, padahal penentuan waktu shalat lima waktu dan waktu shalat sunnah disaat terjadi gerhana bulan yang dianjurkan dalam agama Islam juga ditentukan oleh Hisab dan Rukyah.


Demikian dikemukakan oleh Ketua Panitia Pelaksana Pelatihan Hisab Rukyat dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) KH Aceng Karimullah, di kantor DPP LDII Jakarta, Jumat, 22 Februari 2013.

Agar pemahaman dan arti penting Hisab dan rukyah semakin dipahami masyarakat Islam di Indonesia secara luas, LDII bekerjasama dengan Kementerian Agama RI menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Hisab Rukyah selama dua hari, yang diikuti para ulama dari berbagai daerah di tanah air.


Menurutnya, Pelatihan Hisab dan Rukyat ini untuk memperdalam wawasan keilmuan, secara teoritis dan praktis tentang ilmu Hisab dan Rukyat yang sangat berguna untuk kepentingan umat Islam.


Sedangkankan Ir. H. Chriswanto Santoso, M.Sc, salah seorang Ketua LDII mengatakan, jalinan Kerjasama antara kemenag dan LDII ini untuk mendapatkan Sumber Daya Manusia yang baik dan untuk mempersiapkan para ahli sehingga dapat membantu permerintah terkait persoalan Hisab dan Rukyat. Sebab selama ini para pakar Hisab dan Rukya sudah berusia lanjut. Sehingga, setelah pelatihan ini akan muncul para calon-calon penggantinya.

"Para peserta diberikan materi-materi berkaitan dengan pengenalan arti, fungsi dan pentingnya Ilmu Hisab-Rukyah, penggunaan Kalkulator Scientific untuk perhitungan Hisab-Rukyah serta perhitungan arah Kiblat dan Perjalanan Matahari/Bulan serta penerapan teknologi canggih dari Boscha (Jerman) dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan)

"Diharapkan para peserta setelah mengikuti pelatihan akan mampu menghitung sendiri dan menentukan arah Kiblat, menentukan Waktu-waktu Shalat, Jadwal Imsakiyah, Perhitungan untuk Pelaksanaan Rukyah Ramadhan dan Idul Adha, dan menghitung gerhana," jelas Chriswanto.(Reza Indrayana)

 




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

Nasional

Hiburan

Pariwisata

Ekbis

Komunitas

Urban

Kesehatan

Internasional

Olah Raga

loading...
target=_blank>


target=_blank>