Kaltim Tolak Azis Syamsudin Sebagai Caketum Partai Golkar
Tanggal Posting : Sabtu, 7 Mei 2016 | 11:12
Pengirim : redaksi - Dibaca : 482 Kali
H Arifuddin SH, mantan Ketua Biro Hukum DPD Partai Golkar Kaltim

Jakarta, Jurnalinfo.com - Kader dan pengurus Partai Golkar di Kaltim, protes keras atas dinyatakan lolosnya Aziz Syamsudin, sebagai salah satu caketum Golkar pada munaslub Mei ini. Wakil Ketua Umum partai berlambang pohon beringin itu dinilai melanggar AD/ART partai dan memiliki sejumlah masalah.

"Azis diketahui telah bertindak tidak etis, bahkan melanggar AD/ART Partai Golkar, saat Pilkada serentak yang berlangsung di Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2015 lalu," ujar H Arifuddin SH, mantan Ketua Biro Hukum DPD Partai Golkar Kaltim, yang mengaku mewakili kader-kader lainnya, kepada wartawan, Sabtu (7/5/2016).

H Arifuddin, pengurus DPD Golkar Kaltim 2011-2016 di era Ketua Mukmin Faisyal, itu  menambahkan, saat Pilkada Kukar Partai Golkar mengusung Idham Khalid dan Abdul Kadir sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar).

Pasangan tersebut syah dapat surat rekomendasi dari Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Sekretaris Jenderal Idrus Marham. Juga dapat restu kubu Agung Laksono, sehingga KPUD Kukar meloloskannya sebagai peserta Pemilukada tahun lalu.


Arifuddin yang juga  Wakil Ketua SOKSI Kaltim, namun  Ketua DPD Partai Golkar Kukar, Rita Widyasari juga maju menjadi Calon Bupati menggunakan jalur independen bersama pasangannya Edi Damansyah.

Keputusan Rita-Edi maju dari jalur independen karena terjadinya konflik di partai beringin yang berbuntut dualisme kepemimpinan di tingkat pusat antara kubu ARB dan Agung Laksono.

"Ironisnya DPP Partai Golkar via Idrus Marham dan Azis Syamsudin yang mengusung Idham Khalid-Abdul Kadir, justru membiarkan berjuang sendirian. Tidak ada pertanggungjawaban administrasi maupun moral bahwa Golkar adalah partai yang mengusung mereka dalam Pilkada Kukar," tambah Arifuddin.

Arifuddin  merasa marah, lantaran Azis Syamsuddin dan Idrus Marham datang kampanye ke Kukar untuk Rita Widyasari yang dalam pencalonan itu dari jalur independen.

Tindakan Azis Syamsudin dan Idrus Marham itu, menurut kader Golkar Kaltim itu, selain tidak etis dan melukai hati kader-kader Golkar, juga memberikan pelajaran politik yang buruk. Apalagi, Partai Golkar adalah pemenang Pemilu di Kaltim.

"Menurut saya, keduanya perlu diadili ke Mahkamah Partai karena tindakan mereka tercela. Sudah inskonstitusional. Itu melanggar peraturan partai," ujar Wakil Ketua SOKSI Kaltim yang juga adalah organisasi mendirikan Golkar.

Azis Syamsudin maupun Idrus Marham belum memberikan jawaban atas kebenaran kehadiran mereka pada kampanye Rita Widyasari yang maju dari jalur independen dan membiarkan calon resmi Golkar Idham Khalid dan Abdul Kadir berjuang sendirian.
Namun ketika dicari jejak berita kampanye Rita-Edi melalui fasilitas google, sejumlah berita di media online memastikan kebenaran tudingan itu.

Media-media online menurunkan berita tentang kehadiran 2 tokoh DPP Golkar itu. Keduanya hadir pada saat kampanye akbar Rita Widyasari - Edi Damansyah di halaman parkir Stadion Rondong Demang Tenggarong, Rabu (25/11/2015) siang.

Pada kesempatan itu, Idrus Marham dan Azis Syamsudin berorasi agar masyarakat memilih Rita Widyasari.

"Kader Golkar yang seperti itu sebaiknya dicoret sebagai Caketum," pungkas Arifuddin (DOD)

 

 

 

 

 

 

 




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

Nasional

Hiburan

Pariwisata

Ekbis

Komunitas

Urban

Kesehatan

Internasional

Olah Raga

loading...
target=_blank>


target=_blank>