Kejari Sanggau Menuju Birokrasi Yang Bersih dan Melayani
Tanggal Posting : Selasa, 14 Juli 2020 | 14:45
Pengirim : Dodi Rustandi - Dibaca : 204 Kali

Sanggau,Jurnalinfo.com- Kejaksaan Negeri Sanggau,  Propinsi Kalimatan Barat bertekad melayani masyarakat dengan baik. Hal itu tertuang dalam motto kejaksaan yakni TEGAK HUKUM RAKYAT MAKMUR. Luas hukum kejaksaan Negeri Sanggau Kalimatan Barat mencakup 15 Kecamatan dengan luas wliayah sekitar 12.858 km dengan jumlah penduduk lebih dari 400 ribu jiwa.

Terletak pada posisi strategis di Propinsi Kalimatan Barat yag berbatsan dengan Negara Malaysia. Karena berbatasan dengan negeri jiran, maka terdapat Pos Lintas Batas Negara atau PLBN di Kecamatan Entikong yang merupakan satu dari empat PLBN di  Propinsi Kalimantan Barat.

Menurut Kepala Kejasaan Negeri Sanggau, Tengku Firdaus, Kejaksaan Negeri Sanggau yang terletak di Jalan Irian No 44 memiliki 12 orang jaksa dan 14 orang pegawai Tata Usaha. Sebagai Kota yang sedang berkembang membuat persoalan sosial di masyarakat terus meningkat.

"Untuk itu Kajari Sanggau berkomitmen memberikan kerja nyata dalam penegakan hukum dan akan memberikan pelayanan prima kepada warga masayrakat.  Tanggal 2 Desember tahun 2019 yang lalu, kami mendapat apresiasi dan penganugrahan Zona integritas Wilayah Bebas dari Korupsi atau WBK dari Kementrian Pendayagunan Aparatur Sipil Negara dan Revormasi Birokrasi Republik Indonesia," ujar Tengku Firdaus.

Lebih lanjut Tengku, mengatakan, pihaknya terus memberikan pelayanan yang prima kepada warga masyarakat serta menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani atau WBBM. Kejaksaan Negeri Sanggau mencetuskan inovasi baru diantaranya antar barang bukti gratis atau TARABAS, pengambilan surat tilang dengan menggunakan aplikasi Oke jack dan rumah singgah saksi.

Selain program tersebut diatas Kajari Sanggau juga meluncurkan program Serdadu, yakni Sistem Periksaan Terpadu yang dibangun dalam rangka mengoptimakan pemeriksaan kepada masyarakat sebagai saksi, ahli maupun tersamgka.

"Dalam penangan tindak pindana kuhusus, pemeriksaan dilakukan tim dari tindak pidana khusus yang berintregrasi langsung dengan Kajari. Sistem ini murupakan bentuk tangung jawab dan pengawasan pimpinan terhadap anak buahnya, " pungkasnya. 

DODI RUSTANDI




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

https://www.iisip.ac.id/pmb
https://www.bantenprov.go.id/
https://www.tangerangselatankota.go.id
Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

JURNAL NASIONAL

JURNAL HIBURAN

JURNAL PARIWISATA

JURNAL URBAN

JURNAL HAJI DAN UMROH

loading...
target=_blank>


target=_blank>