Mahasiswa ITTS Buat RT/RW Digital
Tanggal Posting : Kamis, 9 Juni 2022 | 11:14
Pengirim : Dedi Setiadi - Dibaca : 230 Kali
Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS)

Tangsel, Jurnalinfo.com-Tiga mahasiswa dari Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) berhasil meraih juara 2 Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

Romy Fadly, Nathan, dan Faiz membuat sebuah inovasi teknologi berupa RT RW Digital, dimana teknologi itu mendigitalidasi sistem administrasi dari RT RW konvensional.

Koordinator pengembangan RT RW Digital dari ITTS, Romy Fadly menerangkan, pengembangan teknologi ini berfungsi untuk mengehmat waktu dalam kepengurusan pencatatan di tingkat RT dan RW.

Fadly menjelaskan, RT RW Digital ini menggunakan sebuah dekoder dimana didalamnya terdapat ID unik, yang berfungsi untuk menghindari bentrok akun antar RT dan RW yang berjumlah ratusan.

"Kita menggunakan 1 server terpusat, semua RT server terpusat, dekoder nya yang banyak, setiap dekoder itu memiliki ID unik sendiri, ini RT berapa RW nerapa, biar tidak bentrok dengan RT/RW lain," ujarnya kepada Kabar6.com, ditulis Rabu (25/5/2022).

Fadly menerangkan, saat ini terdapat 3 fitur utama dalam RT RW Digital yang dibuat oleh kelompoknya, yaitu pertama adalah fitur lapor tamu.

Dimana menurutnya, fitur ini sangat penting bagi RT maupun RW yang mewajibkan tamu melapor dalam 1 kali 24 jam, menurutnya, saat ini hal itu menjadi masalah, karena masyarakat repot untuk kerumah RT.

Fitur kedua, dijelaskannya, adalah fitur Request penerima bantuan sosial (bansos), dimana selama ini dirinya melihat hal itu sebagai masalah, karena saling klaim lebih layak untuk mendapatkan Bansos.

"Terus fitur ketiga RT bisa menyebar informasi ke warga, jadi didalam alat rekorder itu dia posting, semua warga dapat notifikasi," terangnya.

"Fungsinya baru 3 itu, tapi semua administrasi ke RT itu bisa kita tambahkan kesini, request surat pengantar, izin tinggal, izin domisili, misalkan laporan keuangan RT, bantuan dari atas penyalurannya kemana, jadi ada transparansi," tambahnya.

**Baca juga:Hari Ini ABG Korban Kekerasan di Serpong Mulai Sekolah

Fadly mengatakan, keuntungan dari penggunaan digitalisasi ini adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat karena bisa memberikan pelayanan baik.

"Kalau untuk masyarakat sendiri fungsinya karena dia bisa menghemat waktu, otomatis dia bisa lebih sejahtera. Karena warga itu punya kesibukan, dia meluangkan waktu libur hanya untuk mengurus sesuatu ke pak RT dan pak RT nya gak dirumah. Berapa waktu yang terbuang, berapa kegiatan sehari-hari dia yang bisa saja menghasilkan untuk dia, dan akhirnya hilang," tutupnya.

DEDI SETIADI




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

https://www.esaunggul.ac.id
https://www.beritajakarta.id
https://jurnalinfo.com
Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

JURNAL INTERNASIONAL

JURNAL HIBURAN

JURNAL PARIWISATA

JURNAL URBAN

JURNAL HAJI DAN UMROH

JURNAL IDUL FITRI 1443 H

JURNAL NASIONAL

JURNAL NASIONAL

loading...
target=_blank>


target=_blank>