Pasar Penuh Jelang Lebaran, Jokowi: Terapkan Protokol Kesehatan
Tanggal Posting : Selasa, 19 Mei 2020 | 13:12
Pengirim : Ballian Siregar - Dibaca : 115 Kali

Jakarta, Jurnalinfo,com- Seluruh pasar di tanah air, baik tradisional maupun modern pasti penuh sejak oleh penjual dan pembeli menjelang Idul Fitri 1441 H atau Lebaran 2020. Presiden Jokowi memerintahkan semua pihak untuk tetap menerapkan protokol kesehatan di manapun, termasuk di pasar.

"Saya melihat pasar-pasar tradisional saat ini sudah mulai ramai karena masyarakat banyak yang belanja dalam rangka hari raya. Saya ingin dipastikan ada pengaturan jarak yang baik, memakai masker, petugas di lapangan betul-betul bekerja untuk mengingatkan mengenai protokol kesehatan secara terus-menerus," kata Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Selasa, seperti dilansir Antara.


Presiden Joko Widodo menyampaikan hal tersebut dalam rapat terbatas dengan tema Persiapan Idul Fitri 1441 H yang diikuti Wakil Presiden Maruf Amin, para menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat terkait lainnya.

"Yang sudah sering saya sampaikan, kunci pengendalian penyebaran COVID ini adalah kedisplinan kita semua untuk cuci tangan, untuk menjaga jarak aman, untuk memakai masker dan menghindari kerumuman atau keramaian atau konsentrasi massa," ungkap Presiden.

Presiden meminta agar masyarakat pun disiplin mengikuti protokol kesehatan tersebut.

Sejumlah pasar tradisional dalam beberapa hari terakhir tampak dipadati masyarakat misalnya lapak pedagang kali lima (PKL) di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat sejak Minggu (17/5) hingga hari ini, meski Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berlaku di wilayah DKI Jakarta.

Lapak PKL yang digelar di Jalan Jatibaru II dan para pengunjung sibuk melihat barang dagangan kebanyakan model pakaian, sebagian bahkan membawa anak-anak mereka. Pengunjung tampak tidak mempedulikan imbauan pemerintah untuk melakukan physical distancing (jaga jarak) karena mereka tak jarang saling bertabrakan bahu atau badan.

Selain di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Pasar Anyar Bogor juga tampak dipadati warga pada Minggu (17/5) untuk berbelanja kebutuhan Lebaran tanpa mempedulikan aturan PSBB Bogor.

Kebanyakan lapak pedagang itu berjualan barang-barang yang tidak dikecualikan selama masa PSBB, seperti pakaian dan perlengkapan aksesoris lainnya.

Padahal pasar tradisional di sejumlah daerah diketahui menjadi klaster penyebaran COVID-19 seperti terjadi di beberapa pasar di Surabaya. Pemkot Surabaya bahkan telah menutup sejumlah pasar yang menjadi klaster penyebaran COVID-19 yaitu pasar Simo dan Simo Gunung, pasar Kupang Gunung, pasar Jojoran I, pasar Gresik PPI, pasar Kapasan dan Pusat Grosir Surabaya.




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

http://www.tangselkota.go.id
https://www.esaunggul.ac.id
https://www.tangerangkota.go.id/lowongan-kerja-surveyor-non-pns-tahun-2020
Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

Nasional

Hiburan

Pariwisata

Ekbis

Komunitas

Urban

Kesehatan

Internasional

Olah Raga

loading...
target=_blank>


target=_blank>