Perguruan Tinggi Islam Patenkan Temuan Ilmiahnya
Tanggal Posting : Rabu, 22 Juli 2020 | 11:17
Pengirim : Reza Indrayana - Dibaca : 137 Kali
Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten

Jakarta, Jurnalinfo.com-Kementerian Agama RI mendorong agar perguruan tinggi Islam di tanah air, segera mendaftarkan hak paten atas temuan (invensi) di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Lantaran yang sudah mematenkan  masih sangat sedikit.  "Hak paten atas invensi di PTKI masih sangat minim. Harus ada upaya akselerasi," terang Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Arskal Salim melalui siaran pers, Rabu (22/7).

Berdasarkan data per Januari 2020, telah terbit 7.198 sertifikat hak kekayaan Intelektual dosen PTKI di seluruh Indonesia. Jumlah itu jauh melesat naik dari tahun 2019 yang hanya 1.637 sertifikat. Namun, dari total 7.198 sertifikat itu, hanya ada dua hak paten, sementara yang lainnya hak cipta.

"Sudah saatnya hak paten untuk didorong dan dipercepat proses pendaftarannya lebih banyak lagi ke lembaga resmi milik negara. Kita telah bersurat ke pimpinan PTKI agar melakukan akselerasi hak paten dan kemanfaatannya," jelas dia.

Arskal mengaku pada 2020, telah memberikan bantuan khusus untuk para peneliti yang outputnya hak paten. Ada 10 penelitian multiyears (tahun jamak) yang akan dilakukan. Namun, penelitian yang akan dibiayai dari bantuan dana BOPTN Penelitian itu harus tertunda tahun depan karena pandemi.

Kasubdit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Suwendi mengatakan, kondisi hak paten di beberapa perguruan tinggi keagamaan Islam perlu ditingkatkan. Untuk itu, ia mendorong dan berupaya memfasilitasi kampus-kampus agar terus melahirkan riset yang bonafit serta mampu mencapai hak paten.

"Untuk memaksimalkan paten, hemat saya, kita harus bersinergi dengan beberapa pihak, dengan rumus ABCG. A artinya Akademisi. B (Bisnis), perusahaan yang bergerak di bisnis menjadi bagian dan bersinergi dengan kita. C (Customer) mana yang kita bidik, dan G (government) pemerintah termasuk daerah dan pusat bisa memanfaatkan paten yang sudah dihasilkan itu," terangnya.

REZA INDRAYANA




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

https://www.iisip.ac.id/pmb
http://www.unsoed.ac.id
https://www.coca-cola.co.id/id/home
Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

JURNAL NASIONAL

JURNAL HIBURAN

JURNAL PARIWISATA

JURNAL NASIONAL

JURNAL URBAN

loading...
target=_blank>


target=_blank>