Polisi Bekuk Dua Mahasiswa Pengganda Kartu Kredit
Tanggal Posting : Selasa, 28 Agustus 2018 | 22:48
Pengirim : Redaksi - Dibaca : 53 Kali
Dua mahasiswa (baju orange) tersangka penggandaan kartu kredit

 

Jakarta,  Jurnalinfo.com- Aneh,  mahasiswa yang seharusnya belajar di kampus,  malah berurusan dengan polisi karena kasus penipuan. Keduanya membobol data nasabah sudah mencuri sebanyak 4 ribu kartu kredit. Tersangka Dedek Saputra Chaniago dan Aditya Rahman tidak hanya beraksi di Australia tapi hampir di seluruh dunia.

Mereka mengumpulkan data-data kartu kredit dan kartu debit dari mastercard sebanyak 1.600 kartu dan kartu Visa sebanyak 2.400 kartu yang diterbitkan oleh Bank dari beberapa negara seperti Australia, USA, Canada, Inggris, Perancis, Jerman, Jepang, Hongkong, Singapura.

Direktur Tindak Pidana Cyber Bareksrim Mabes Polri,  Brigjen Albertus Rahmad Wibowo mengatakan, tersangka mendapatkan data email dari pembeli barang online yang menggunakan data e Commerce Australia.

"Pelaku lalu mengirimkan berita atau iklan lewat email. Ketika korban mengklik  berita atau iklan itu, maka korban akan diarahkan ke halaman website paypal palsu yang sudah dibuat tersangka AR untuk memasukkan data-data yang berisi nomor kartu kredit, data diri, foto pribadi, foto kartu kredit depan belakang,"kata dia.

Setelah kedua pemuda ini mendapatkan data kartu kredit dan debit korban, mereka lalu melakukan pembelian barang melalui situs e commerce. 

"Mereka membeli barang-barang seperti kamera 360, kamera Go Pro, aksesosris kamera GoProdan baju," ucap Rahmad.

Barang itu dikirimkan ke alamat WNI di New South Wales dan Cairns, Quensland bernisisal SA , lalu dikirimkan lagi ke Indonesia. Keduanya berkenalan di akun Facebook. 

"Namun, belum sampai Indonesia, sudah disita kepolisian Cairns," tukasnya.

SA sendiri sudah disidangkan di Pengadilan Cairns dengan tuduhan 9 penipuan. "Namun, karena dia hanya sebagai penerima property ilegal, maka ancaman hukuman hanya 500 dollar Australia," sebut Rahmad. Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 362 KUHP dan 378 KUHP dengan ancaman kurungan diatas 5 tahun. (Reza Indrayana) 

 

 




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

Nasional

Hiburan

Pariwisata

Ekbis

Komunitas

Urban

Kesehatan

Internasional

Olah Raga

loading...
target=_blank>


target=_blank>