Rumah Kebaya Kong Beke, Bukti Pembaruan Tionghoa-Betawi
Tanggal Posting : Selasa, 22 November 2016 | 16:14
Pengirim : Dodi - Dibaca : 439 Kali
Rumah Kebaya Kong Beke

Tangerang, Jurnalinfo.com-Ingin mengetahui sejarah Kota Tangerang, Banten, tidak mesti mengunjungi situs purba. Bisa juga melalui rumah joglo, perpaduan budaya China Benteng dengan pribumi Betawi. Salah satunya di Rumah Kebaya Kong Beke.

Rumah kebaya merupakan sebuah nama rumah adat suku Betawi. Disebut dengan rumah kebaya dikarenakan bentuk atapnya yang menyerupai pelana yang dilipat dan apabila dilihat dari samping maka lipatan-lipatan tersebut terlihat seperti lipatan kebaya. 

Selain rumah kebaya, suku Betawi juga memiliki rumah adat lainnya, seperti rumah gudang dan rumah joglo. Pada kesempatan kali ini,  penulis berkesempatan mampir ke rumah kebaya yang berada di RT 001 RW 09 No 51 Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Rumah kebaya ini sudah dibuat setelah kemerdekaan Indonesia, atau sejak tahun 1950. Yang membuat rumah kebaya ini adalah Kong Beke, beliau adalah petani dan pejuang pada masa itu. 

Kong Beke saat itu termotivasi karena banyaknya rumah joglo yang dibuat diwilayahnya,  ia ingin membuat yang berbeda,  sehingga diambillah konsep rumah kebaya. Untuk saat ini belum ada perenovasian yang cukup besar dilakukan dirumah peninggalan Kong Beke ini,  hanya perbaikan kecil yang dilakukan seperti genting, dan bambu bambu untuk penyokang atap saja yang sudah di rubah. Untuk dinding, kusen, beberapa furniture  dan penyanggah rumah ini berdasarkan pantauan masih asli sejak awal dibuat, yang lebih uniknya lagi rumah ini bisa di pidah pindah. Sebelum Kong Beke wafat beliau memandatkan kepada para penerusnya untuk terus menjaga, dan melestarikan rumah ini. 

"Ya mertua saya Kong Beke bilang kalo rumah ini jangan sampai punah, karena kalo rumah ini punah berarti hilang juga sejarahnya, khususnya untuk anak cucunya, dan saya juga sesekali di mimpiin oleh beliau," ujar Suhani menantu Kong Beke sekaligus yang menjaga dan menempati rumah kebaya ini, seperti dilansir dari laman www.tangerangkota.go.id. 

Suhani sendiri sudah tinggal dirumah ini sejak tahun 1975, Suhani sendiri awalnya merasa takut karena kondisi lingkungan yang masih sangat sepi, akan tetapi pada akhirnya Suhani merasa nyaman dan merasa senang tinggal dirumah ini. Penasaran dengan rumah kebaya peninggalan Kong Beke ini,  maka tidak ada salahnya sekali kali anda berkunjung dan menikmati salah satu peninggalan masa lalu yang tidak habis digerus zaman. DODI  




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

Nasional

Hiburan

Pariwisata

Ekbis

Komunitas

Urban

Kesehatan

Internasional

Olah Raga

loading...
target=_blank>


target=_blank>