Rumah Topeng dan Wayang Setia Darma
Tanggal Posting : Rabu, 17 Sepember 2014 | 12:40
Pengirim : Redaksi - Dibaca : 553 Kali
Rumah Topeng dan Wayang (Foto: Ist)

Gianyar, Jurnalinfo - Rumah Topeng dan Wayang Setia Darma (RTWSD) adalah rumah bagi ribuan topeng dan wayang Nusantara dan juga dari beberapa negara lainnya di Asia dan Afrika. RTWSD berada di sebuah desa nan asri yang berlokasi di Banjar Tengkulak Tengah, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali.

Selain untuk tujuan wisata keluarga dan budaya, RTWSD yang berlokasi di Jl. Tegal Bingin, Banjar Tengkulak Tengah Kemenuh, Sukawati, Gianyar, Bali-Telp.: +62.361.977404 / +62.817.6022234, juga dibangun sebagai upaya bagi pelestarian, pendidikan, hiburan, dan pengembangan seni topeng dan wayang. RTWSD diinisiasi seorang pebisnis sekaligus pemerhati budaya, Hadi Sunyoto dan dibuka pada 2006. Berawal dari kesadaran akan rendahnya apresiasi dan kepedulian terhadap topeng dan wayang tradisional di Indonesia, ia mengoleksi topeng dan wayang dari berbagai daerah di Indonesia sejak kurun waktu 7 tahun. Koleksinya tersebut kemudian disimpan, dilestarikan, dan dibuka untuk umum agar masyarakat luas lebih mengenal keberadaannya. RTSWD dikelola sepenuhnya secara partikulir tanpa campur tangan pemerintah. Meski demikian, sistem pengelolaanya menganut prinsip kerja sebuah museum. Menempati lahan seluas 1,4 hektar, rumah ini menyimpan 5900 koleksi yang terdiri dari 1200 topeng dari Indonesia, Afrika, dan Jepang. Sementara, untuk koleksi wayang tercatat sekira 4.700 wayang dari Indonesia, China, Malaysia, Thailand, Mianmar, dan Kamboja. Koleksi yang dipamerkan di RTWSD saat ini barulah setengah dari jumlah koleksi total yang sudah dikumpulkan. Dengan koleksi selengkap tersebut, keberadaan rumah ini penting dalam melestarikan dan melihat jejak topeng dan wayang. Apalagi jika mengingat kesenian topeng dan wayang kian tergeser oleh hiburan modern. Bangunan yang menjadi tempat penyimpanan topeng dan wayang mengadopsi prinsip arsitektur Bali. Ada pula bangunan tradisional Jawa, seperti joglo, tekuk lulang dan limasan. Taman tropis, lapangan rumput, serta pemandangan sawah menambah kesan asri rumah ini. Ruang pertunjukan juga menjadi fasilitas penunjang di RTWSD. Melihat ribuan rupa wayang dan topeng yang menarik serta antik akan menjadi pengalaman wisata budaya dan pendidikan yang penuh kesan. Karena mengunjungi rumah ini akan pula menambah wawasan akan keanekaragaman budaya Indonesia dan dunia dari hasil produk budaya, khususnya topeng dan wayang sejak dulu. Kehadiran rumah ini pun kian mengukuhkan Gianyar sebagai obyek wisata seni yang terkenal di dunia. Setiap hari, rumah ini dikunjungi oleh masyarakat umum, anak sekolah, mahasiswa, pemerhati wayang dan topeng, atau para peneliti. (bay)




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

Nasional

Hiburan

Pariwisata

Ekbis

Komunitas

Urban

Kesehatan

Internasional

Olah Raga

loading...
target=_blank>


target=_blank>