SPEKTAKULER ITU DIGITAL
Tanggal Posting : Rabu, 14 Februari 2018 | 12:33
Pengirim : REI - Dibaca : 243 Kali
David Darmawan (baju putih)

Bekasi, Jurnalinfo.com- Warga Bekasi, Jawa Barat, baru-baru ini, merayakan Ulang Tahun Kota Bekasi ke-21 yang dikenal dengan Pesta Rakyat Zaman Now berlangsung di Areal CFD Jalan Ahmad Yani hingga Bundaran Piramid Summarecon Bekasi, Minggu (11/2). Kemeriahan tersebut mendapat kritik dan masukan, dari tokoh Betawi David Darmawan. Harusnya Bekasi menjadikan Spektakuler Itu Digital.

Lebih lanjut, David Darmawan  yang juga Direktur Investasi Dan Penggalangan Dana Gerbang Betawi menjelaskan bahwa dalam melaksanakan dan membangkitkan kebudayaan lokal para pengusaha maupun Pemerintah di Bekasi, harus melibatkan semua warga khususnya untuk menampilkan budaya dan kearifan lokal.

Tidak hedonisme dan konsumerisme ,dan penuh dengan kesederhanaan tanpa menjadikan budaya sebagai budaya yang hdeonisme dan bisa menyinggung orang lain dan harus melibatkan orang banyak, dimana pesta rakyat Bekasi ini harus dari kita, oleh kita dan untuk kita.

"Sekarang itu jamannya Digital. Hendaknya Bekasi Smart City juga spektakuler itu digital. Banyak makanan, kesenian dan kiprah masyarakat Betawi di Bekasi, harusnya ditampilkan di media sosial. Kemudian kerajinan dan makanan Betawi bisa dipasarkan via online. Jadi bisa menyebar dan spektakuler," ujar David.

Diujung akhir David juga membuatkan pantun "Ke Mangga Besar kongkow-kongkow, jangan lupa lewat Pasar Pagi, Bekasi apa yang kita inginkan di hati, Bekasi Zaman Now yang tidak lupa diri".

Dalam pesan pantun itu dia mengharapkan bahwa pihak Pemerintah Bekasi jangan hanya membuat kegiatan yang bersifat mewah,hedonisme dan konsumerisme,tetapi harus mengikutsertakan semua pihak dan membangkitkan kebudayaan kearifan lokal agar budaya Bekasi bisa dikenal oleh anak dan cucu kita dan tetap terpelihara dengan baik 

Drahim Sada selaku Ketua Paguyuban Seni Budaya Bekasi memperotes kebijakan Pemerintah Bekasi khususnya Dinas Pariwisata dimana dia  mengatakan, "Perayaan kali ini terkesan pihak penyelenggara acara Dinas Pariwisata Dan Budaya (Disparbud) kota Bekasi kurang bersinergi dengan Pelaku, Pecinta dan Penggiat Seni Budaya. Disparbud kali ini lebih menekankan ke arah konsumerisme dan kurang kepedulian terhadap pelaku, pecinta dan penggiat Seni budaya".

Adapun acara Bekasi Jaman Now, dimulai pukul 06.00 WIB bersamaan  dengan HUT)BRI dan perayaan berlangsung meriah dan masyarakat Bekasi turun ke jalan dan disertai dengan banyaknya yang jualan dan mendirikan stand dengan berbagai kegiatan antara lain Aksi Pecah Rekor MURI Dodol 4000 meter, Street Festival, Panggung Musik dan Hiburan bersama Cita Citata, Virgoun, Rezky Febian, Melanie Ricardo, dan demo masak Farah Quinn chef Muto. (REI)




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

Nasional

Hiburan

Pariwisata

Ekbis

Komunitas

Urban

Kesehatan

Internasional

Olah Raga

loading...
target=_blank>


target=_blank>