Walikota Tangerang Tinjau Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane Cek Antisipasi Banjir
Tanggal Posting : Rabu, 2 Agustus 2017 | 09:35
Pengirim : DODI RUSTANDI - Dibaca : 308 Kali

Tangerang, Jurnalinfo.com - Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, Senin (31/07) berkunjung ke Kantor Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWS) di Jakarta. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk membahas berbagai pemecahan persoalan terkait penyediaan air bersih dan penanganan banjir. 

"Jadi maksud dari kunjungan tersebut adalah untuk membahas terkait persoalan peningkatan cakupan pelayanan air bersih di wilayah kota tangerang," ujar Kepala Bidang Sumber Daya Air, Taufik Syahzeni. 

Sebagaimana diketahui selama ini, lanjut Taufik, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang sedang gencar-gencarnya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat salah satunya terkait dengan pemenuhan kebutuhan air bersih yang ditargetkan mencapai 35000 SR. Dan untuk diketahui, saat ini baru 30% masyarakat terlayani air bersih melalui layanan PDAM, dengan rincian 24 % dari PDAM Tirta Kertarahardja dan 6 % dari PDAM Tirta Benteng.

Dengan rincian jumlah sambungan langganan PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang pada akhir tahun 2016 mencapai 29.926 SL dengan ekuivalen jiwa terlayani sekitar 138,030 jiwa.

"Program penyediaan sarana air bersih, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah menjadi salah satu cara untuk mengakomodasi kebutuhan itu," terangnya. 

"Namun hal itu memerlukan infrastruktur penunjang yang representatif, seperti pembangunan pipa dan tersedianya intake yang bisa mensuplai kebutuhan tersebut," imbuhnya lagi. Oleh karenanya, sambung Taufik, pihaknya berkunjung ke BBWS untuk mengajukan permohonan penambahan izin pengambilan air baku dari Cisadane dengan kapasitas mencapai 1500 liter/detik. 

"Penambahan ini dimaksudkan untuk menambah layanan pada zona 2 dan 3 diwilayah kota Tangerang," tuturnya. Dalam tanggapannya, ujar Taufik menirukan ucapan Kepala Balai Ir. T. Iskandar, MT, bahwa pihak BBWS siap membantu Pemkot membangun intake. 

"Mudah mudahan awal tahun depan bisa dikerjakan. Untuk perizinnya pihak pemkot diminta segera menyelesaikan rekomendasi teknisnya ke BBWS," terangnya. Sementara itu, terkait penanganan banjir, pihak BBWS melalui Kepala Balai menyatakan kesiapannya untuk menyelesaikan normalisasi Sungai Cisadane.

"Tadi pak Kepala Balai menyatakan bahwa untuk Cisadane akan segera dilakukan pengerukan, sampai tahun 2018, paling lambat Oktober dan November 2017 dimulai lagi," cerita Taufik. "Sedang untuk Sabi dan Cirarab masuk program Pembenahan Kementerian PUPR," sambungnya.  DODI RUSTANDI 




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

Nasional

Hiburan

Pariwisata

Ekbis

Komunitas

Urban

Kesehatan

Internasional

Olah Raga

loading...
target=_blank>


target=_blank>