Warga Pondok Bahar Kebanjiran 1,5 Meter
Tanggal Posting : Kamis, 14 Januari 2016 | 07:02
Pengirim : redalsi - Dibaca : 764 Kali

Tangerang, Jurnalinfo,com - Akibat  curah hujan yang tinggi, dan juga adanya  saluran pembuangan air yang ditutup  pembangunan perumahan, 15 rumah  di RT 04/01 Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten,  kebanjiran, hingga Kamis (14/1).

Banjir  di wilayah tersebut,  kali ketiga selama  awal tahun ini. Namun banjir kali ini menjadi yang terparah karena ketinggian air mencapai 1,5 meter. Air yang datang tiba-tiba juga membuat warga tak sempat menyelamatkan seluruh isi barang yang ada dirumah.

H. Muhammad, salah seorang warga  mengatakan, hujan di wilayahnya tersebut terjadi sejak pukul 10.00 hingga 13.00 WIB. Sekitar pukul 12.00 WIB, saluran air yang ada, ternyata tidak kuat menahan beban air sehingga tumpah ke pekarangan rumah warga.

"Saluran air memang sangat sempit, paling semeter lebih. Ini saluran airnya datang dari Kampung Plered dan Kampung Pedurenan, terus air mengalir ke SMP 24 sampai ke Kali Angke," kata Muhammad,

Menurut Muhammad, sejak tinggal di daerah tersebut sekitar tahun 1980 dirinya tidak pernah mengalami banjir. Tetapi setelah dibangun perumahan Puri 11, lahan yang sebelumnya rawa dan menjadi tempat penampungan air sementara menjadi ditutup.

"Saluran sekarang tinggal satu, dibawah tol saja. Padahal seumur hidup saya tinggal disini, tidak pernah terkena banjir. Semenjak ada proyek perumahan ini saja, banjir jadi datang," jelas Muhamad.

Muhammad menambahkan, akibat banjir yang datang mendadak itu, semua barang miliknya yang ada didalam rumah seperti kasur, pakaian, lemari dan alat elektronik menjadi terendam. Ia juga mengaku belum menerima bantuan dari pemerintah setempat maupun pihak pengembang yang seharusnya dapat bertanggungjawab.

"Saya berharap jangan ada lagi banjir datang. Kalau bisa saluran air yang ada juga di tambah atau diperluas sehingga ada saluran pembuangan menuju kali," ujar Muhammad.

Warga lainnya, Musa (35) menuturkan, memang benar sebelum ada proyek perumahan di kawasan tersebut tidak pernah terjadi banjir karena masih banyak pembuangan air. Tetapi semenjak ada proyek itu, saluran pembuangan air menjadi ditutup sehingga air merendam rumah warga.

"Kita kan hanya warga biasa, tidak tahu juga kalau dampak proyeknya menjadi banjir seperti ini. Saya berharap pemerintah bisa memberikan perhatian agar tidak banjir lagi," jelas Musa.

Musa mengatakan, banjir kali ini membuat barang-barang miliknya seperti tempat tidur, pakaian dan lain-lainnya menjadi terendam. Setiap kali turun hujan dirinya menjadi resah karena dikhawatirkan banjir susulan. 

"Di rumah saya juga ada keponakan masih bayi  baru lahir. Tapi sekarang sudah diungsikan kerumah saudara," ucap Musa.

Sementar itu Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangerang, Nana Trsyana megatakan , saat terjadi hujan dirinya sudah melakukan pengecekan kepada titik-titik yang rawan banjir. Setelah mendapat informasi banjir di Pondok Bahar ini pihaknya langsung datang ke lokasi.

Kita sudah terjunkan  petugas untuk membersihkan salurannya supaya memperlancar laju air, sementara untuk penyebab banjir dilokasi itu akibat saluran air ditutup pihak pengembang , untuk itu dalam waktu dekat pihaknya merencanakan sodetan saluran air agar tidak terjadi banjir kembali.

Ditambahkan Nana, selain warga Pondok bahar , Ada lain yang terkena banjir yakni ruas Jl. HOS Cokroaminoto yang membelah Kecamatan Karang Tengah dan Ciledug. Di lokasi tersebut  ketinggian air mencapai 20 cm sehingga membuat arus lalulintas mecet hingga 2 km dan peneybab banjir akibat tersumbat saluran oleh sampah .

Sedangkan di Jalan Mansyur Cipndoh ketinggian 20 cm, Kelurahan Gondrong Cipondoh 20 cm . banjir di dua lokasi akibat saluran tersumbat dan sudah diperbaiki petugas.

"Kami akan selelu siap membantu warga yang terkena kebanjiran , tapi kami mohon kepada warga unuk tidak buang sampah di saluran atau kali" pungkas  Nana.  (dod)

 




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

Nasional

Hiburan

Pariwisata

Ekbis

Komunitas

Urban

Kesehatan

Internasional

Olah Raga

loading...
target=_blank>


target=_blank>