Warga Tagih Perumnas Revitalisasi Rusun Klender Terwujud
Tanggal Posting : Jumat, 26 Juli 2019 | 15:58
Pengirim : Reza Indrayana - Dibaca : 495 Kali
surat persetujuan warga Rusun Klender

Jakarta, Jurnalinfo.com-Lebih dari 60 persen warga Rumah Susun Klender menagih janji Dirut Perum Perumnas yang sejak 2017 berjanji akan merevitalisasi rumah vertikal tersebut. 

"Renovasi rusun menjadi apartemen sederhana tentunya harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas. Kondisi kekinian, rusun terlihat semrawut dan kumuh. Sementara cat bagian luar gedung banyak yang terkelupas. Sangat tidak layak huni. Secepatnya jajaran direksi Perumnas harus segera merenovasinya," ujar mantan pengurus Rusun Klender M. Noor kepada Jurnalinfo.com, Jumat (26/7/2019).

Lebih lanjut wartawan senior itu menambahkan, sesuai dengan UU No. 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun, utamanya pada Pasal 65 ayat (2) yang mensyaratkan prakarsa Peningkatan Kualitas Rumah Susun yang berasal dari pemilik harus disetujui paling sedikit 60% Anggota PPPSRS.


"Bahkan surat dari Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun Klender (PPPSRS) bernomor 121/PPPSRSK/III/2019 tertanggal 15 Maret 2019 yang ditandatangani oleh Ir. Rivay R. Syam selaku ketua, sudah meminta pihak terkait untuk menindaklanjuti data kesediaan warga agar keluar izin definitif dari Pemda DKI. Serta selanjutnya rencana tersebut secara terbuka diumumkan kepada seluruh warga Rusun Klender," tambah Noor.

Dalam surat tersebut, kata Noor, juga dijelaskan bahwa warga yang belum menyetujui renovasi tersebut akan dicarikan solusi terbaik. Solusi tersebut harus dapat disepakati pada saat atau sebelum pelaksanaan konstruksi.
"Wilayah yang tercakup dalam Rusun Klender tersebut adalah 30 RT dan 3 RW. Wilayah ini meliputi dua kelurahan, yakni Kelurahan Malaka Jaya dan Malaka Sari," jelasnya.

Lebih jauh Noor dan sebagian besar warga rusun mengaku bingung dengan sikap Perum Perumnas, yang belum juga memulai proses pemugaran Rusun Klender.

Apalagi sempat beredar rumor, pihak Perumnas mencoba menaikkan persyaratan persetujuan warga, dari 60 persen menjadi 90 persen.

"Sudah barang tentu ini akan memakan waktu lebih lama lagi. Sementara pemugaran Rusun Klender nampaknya sudah mendesak untuk dilakukan," katanya. Pihak Direksi Perumnas belum bisa memberikan klarifikasi atas berita tersebut. Reza Indrayana




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

Nasional

Hiburan

Pariwisata

Ekbis

Komunitas

Urban

Kesehatan

Internasional

Olah Raga

loading...
target=_blank>


target=_blank>