Yono, Rela Memulung Keliling Tangerang Demi Keluarga
Tanggal Posting : Minggu, 19 Juni 2022 | 06:48
Pengirim : Mariana Gisella Intan - Dibaca : 219 Kali
Yono saat memulung di jalan

Tangerang, Jurnalinfo.com-Memilah sampah yang dibawanya dan menyerahkannya kepada pengelola Bank Sampah Berkah (BSB) di Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten. Bapak tiga anak tersebut yakin, sampah yang di pulungnya dapat ditabung.  Hasilnya digunakan untuk menyambung hidup dan menyekolahkan anak -anaknya. "Ketika dia (anak-anak pemulung) tidak memiliki pendidikan ya dia tidak bisa ke mana-mana. Jatuhnya akan sama, dia akan ke bawah-bawah juga.

Tapi dengan pendidikan, minimal dia SD, dia akan punya keterampilan. Kakak-kakak di sini selain material bisa bantu. Mau belajar apa, keterampilan apa, ayo sini kita bantu," ungkap pemulung pekerja keras ini.
Yono yang merupakan bapak tiga orang anak tersebut datang diantar oleh istrinya yang sehari - hari bekerja menjadi pedagang kue.

Apalagi jika sampah yang dikumpulkannya banyak. Maka Yono yang saat ini berusia 40 tahun akan meminta bantuan istrinya untuk mengantar sampah yang dipulungnya ke BSB Cisoka, di Gang 13 Kelurahan Belawan II, Medan Belawan. Yono sudah menggeluti keseharian sebagai pemulung lebih dari setahun.

Dia mengaku bahwa setiap pagi setelah membereskan kebutuhan anak-anaknya dia akan berjalan menelusuri kawasan Cisoka. Selain berjalan menelusuri pemukiman warga untuk mengumpulkan sampah, Yono juga memungut sampah dipinggir jalan tol. Karena kawasan tempat tinggalnya yang dekat dengan jalan tol. Banyak sampah berseliweran dipinggir jalan tol.

Pasar tradisional dan sejumlah tempat umum yang banyak didatangi warga. Banyak orang menjauh darinya karena tubuh yang kotor dan aroma yang tidak sedap. Namun Yono yakin, keringat saat bekerja memulung bukan hal kotor. Serta digunakan untuk menghidupi keluarga. Yono tidak pernah merasa malu, dia mengaku bahwa kondisi ekonomi yang sulit memaksa sejumlah rumah tangga miskin di Cisoka untuk memulung seperti dia.

Penghasilan istrinya sebagai pedagang kue tidak dapat dijadikan tumpuan hidup. Karena itu kaum Bapak bahkan terkadang anak - anak juga harus ikut membantu mengisi pundi-pundi penopang kebutuhan. Saat ini, Yono memiliki tabungan sebesar Rp 1,5 juta. Uang itu akan digunakan membayar sewa rumahnya. Sejak awal sudah meniatkan menabung sampah sebanyak-banyaknya untuk mengumpulkan uang sewa rumah.

Pemulung lainnya bernama Krisno berumur 42 tahun warga kelurahan Cisoka 2, Kecamatan Medan Belawan. Tidak jauh berbeda dengan Yono, Krisno juga memanfaatkan sampah untuk membayar sewa rumah dan membiayai Pendidikan anak-anak nya.

MARIANA GISELA INTAN




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

https://www.esaunggul.ac.id
https://www.beritajakarta.id
https://persija.id
Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

JURNAL INTERNASIONAL

JURNAL HIBURAN

JURNAL PARIWISATA

JURNAL URBAN

JURNAL HAJI DAN UMROH

JURNAL IDUL FITRI 1443 H

JURNAL NASIONAL

JURNAL NASIONAL

loading...
target=_blank>


target=_blank>