Polresta Tangerang Bekuk Curanmor Miliaran Rupiah
Tanggal Posting : Kamis, 3 Desember 2020 | 10:36
Pengirim : Eka Putri Wahyuni - Dibaca : 413 Kali
Ilustrasi pencurian kendaraan bermotor atau curanmor

Kota Tangerang, Jurnalinfo.com-Perlu diajuki jempol kerja jajaran petugas anggota  Polresta Tangerang, Polda Banten, yang berhasil membekuk 2 dari 4 pelaku pencurian kendaraan bermotor. Dua pelaku berinisial DS dan S, sedangkan dua tersangka dalam pengejaran berinisial A dan D yang kini ditetapkan daftar pencarian orang (DPO).

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menerangkan, 2 tersangka yang sudah dibekuk merupakan residivis. Tersangka S pernah mendekam di penjara untuk kasus curanmor. Sedangkan tersangka DS pernah dibui lantaran kasus peredaran uang palsu.

"Berdasarkan pengakuan para tersangka, dalam sehari bisa mencuri 5 motor. Aksi para tersangka sudah berlangsung sekitar 2 tahun," kata Ade saat konferensi pers di Mapolsek Kresek, Banten,Rabu (2/12/2020).

Kedua tersangka juga merupakan tersangka untuk kasus curanmor yang terjadi di Desa Talok, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Senin (23/11/2020). Saat itu, kata Ade, korban Rahayu yang merupakan ibu rumah tangga hendak mencuci pakaian di sungai.

Korban kemudian memarkirkan morotnya di bantaran sungai. Pada saat mencuci pakaian, korban mendengar suara dari arah motor. Korban kemudian memergoki kedua tersangka yang sedang berusaha mencuri motor.

Korban kemudian berteriak meminta pertolongan sambil berusaha mempertahankan motornya. "Namun korban didorong para tersangka hingga terjatuh. Saat akan melarikan diri, salah seorang tersangka berhasil diamankan warga," ujar Ade.

Anggota Polsek Kresek Polresta Tangerang yang mendapatkan laporan langsung mengamankan tersangka yang telah ditangkap warga. Selain itu, anggota juga langsung melakukan pengejaran kepada tersangka yang berhasil melarikan diri.

Berdasarkan keterangan tersangka yang sudah diamankan, polisi akhirnya membekuk tersangka lainnya di rumah kontrakannya di daerah Kecamatan Cikupa. "Dari keterangan kedua tersangka, ada keterlibatan 2 orang lainnya yang sudah kami tetapkan sebagai DPO dan saat ini sedang kami kejar," ujar Ade.

Kepada penyidik, kedua tersangka mengaku menjual motor hasil curian seharga Rp2 hingga Rp2,5 juta. Dalam sehari, para tersangka rata-rata mencuri 5 motor. Maka dalam satu tahun, para tersangka sudah mencuri sedikitnya 1.825 unit motor. Maka keuntungan yang diperoleh berkisar Rp3 miliar- 4,5 miliar.


Ade mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga diri dan harta benda. Sebab, kata Ade, para tersangka hanya membutuhkan waktu 3 sampai 5 detik untuk melarikan motor. "Kasus ini masih dikembangkan, 2 tersangka lain masih dikejar. Para tersangka dijerat 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," tandas Ade.

EKA PUTRI WAHYUNI




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

https://www.iisip.ac.id/pmb
https://www.jurnalinfo.com
https://timindonesia.id/
Berita Populer
Berita Terbaru
Rabu, 8 Mei 2013 | 18:48
Minggu, 17 Februari 2013 | 22:30
Selasa, 4 Juni 2013 | 23:33
Jumat, 27 Desember 2013 | 13:00
Kamis, 16 Mei 2013 | 16:17
Kamis, 24 Maret 2016 | 08:22
Selasa, 11 Februari 2014 | 14:01
Senin, 11 November 2013 | 17:45
Sabtu, 10 Agustus 2013 | 18:12
Senin, 26 Agustus 2013 | 08:15
Senin, 18 Maret 2013 | 19:24
Kamis, 12 Sepember 2013 | 10:32
Senin, 15 Juli 2013 | 14:44
Selasa, 10 Sepember 2013 | 01:41
Rabu, 29 Januari 2014 | 21:09
Katalog Berita

JURNAL NASIONAL

JURNAL HIBURAN

JURNAL PARIWISATA

JURNAL URBAN

JURNAL HAJI DAN UMROH

JURNAL IDUL ADHA 1442 H

JURNAL NASIONAL

JURNAL NASIONAL

loading...
target=_blank>


target=_blank>